RSS

WISATA LOMBOK


Sejarah Lombok - Pada awal pemerintahan raja-raja di Nusa Tenggara Barat, pengaruh agama Hindu sangat kuat. Hal itu tidak dapat dilepaskan dari pengaruh ekspansi kerajaan Majapahit ke wilayah itu. Namun dengan runtuhnya kerajaan Majapahit menjadikan pengaruh agama Hindu mulai berkurang seiring dengan mulainya pengaruh agama Islam di kalangan masyarakat pesisir. 
 
Munculnya kerajaan Demak di Jawa Tengah membawa pengaruh besar pada meluasnya ajaran agama Islam di Nusa Tenggara Barat. Pengaruh agama Islam di wilayah Nusa Tenggara Barat ini pada umumnya dibawa oleh orang Melayu. 
 
Makam Batulayar Lombok (c) google.com
Pengaruh agama Islam di Bima ini tidak bisa dilepaskan dari dukungan Raja I Maliingkaang Daeng-Mannyonriq (1570-1636) dari Makassar, yang kemudian dikenal dengan nama Karaeng Matoaya yang memegang peranan penting dalam penyebaran agama Islam di wilayah itu. 
 
Pengaruh agama Islam dalam kerajaan Bima ini mulai muncul sejak pemerintahan Raja Manuru Salehisekitar tahun 1605 dan mulai berkembang pesat pada masa pemerintahan Raja Abdul Kahir (1620-1640).

Raja Abdul Kahir disebut juga sebagai Sultan Bima I, karena beliau adalah raja yang pertama kali memeluk agama Islam di Bima, sehingga dianggap sebagai pemisah dengan raja Bima sebelumnya yang menganut agama Hindu. Agama Islam kemudian menjadi agama resmi raja-raja di Nusa Tenggara Barat.

Sumber Tulisan: http://humasntb.blogspot.com/2015/05/sejarah-nusa-tenggara-barat-2.html
Tim Arsip Nasional Republik Indonesia.(2006). Citra Nusa Tenggara Barat Dalam Arsip. Kerjasama Badan Arsip Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Arsip Nasional Republik Indonesia.

nalisis yang dilakukan terhadap benda-benda prasejarah (purbakala) yang diketemukan (seperti nekara, kompleks lesung batu, kompleks sarkofagus, periuk berhias, golok, dankapak),  menunjukkan bahwa Provinsi NTB (Nusa Tenggara Barat) sebelumnya telah dihuni oleh orang-orang yang berasal dari kawasan Asia Tenggara.
Penduduk asli di wilayah ini dinamakan orang Sasak, yang sebagian besar tinggal di pulau Lombok. Sementara itu, di pulau Sumbawa terdapat juga penduduk asli yang terdiri atas dua kelompok, yaitu suku bangsa Sumbawa (Samawa) dan Bima. Namun, dengan terjadinya gelombang pendatang dari Bali, Makassar, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Maluku dan Nusa Tenggara Timur, penduduk asli tersebut memasuki wilayah pertanian dan kemudian tinggal di pedalaman.
Keberadaan wilayah ini tidak dapat dilepaskan dari masa kejayaan Kerajaan Majapahit pada abad ke-14 yang menguasai semua kerajaan baik yang berada di pulau Lombok maupun Sumbawa. Dalamkitab Negarakertagama karangan empu Prapanca tahun 1365, tertulis Lombok Barat bernamaLombok Mirah dan Lombok Timur bernama Sasak Adi, Taliwang, Dompo (Dompu), Sape, Sanghyang Api, Bhima (Bima), Seram (Seran) dan Hutan Kedali (Utan).
Rumah tradisional Lombok (c) google.com
Kerajaan tertua di Provinsi Nusa Tenggara Barat bernama Kerajaan Desa Lae yang terletak di desa Lae. Dalam perjalanan sejarah, kerajaan tersebut pada akhirnya terpecah-pecah menyusul dengan meletusnya Gunung Rinjani yang menyebabkan penduduk di kerajaan tersebut menyebar ke seluruh Pulau Lombok.

Setelah peristiwa tersebut muncullah kerajaan-kerajaan baru yaitu kerajaan Suwung, yang dibangun oleh Betara IndraKerajaan Lombok dengan rajanya Raden Majapahit dan Kerajaan Perigi dengan rajanya Prabu Inopati. Sementara itu di pulau Sumbawa juga berdiri Kerajaan Dompu yang diperintahPrabu Dadelata di samping kerajaan-kerajaan Utan, Seran, Bima, Tambora, Sanggar dan Papekat.

Runtuhnya kerajaan Majapahit pada abad ke 15, memberikan kesempatan bagi kerajaan-kerajaan yang ada di wilayah Nusa Tenggara Barat untuk berdiri sendiri. Kerajaan Bima dengan rajanya bernama Ruma Mawaa (Sang Aji Bima) dan Kerajaan Sumba yang bergelar Hanggula Ratu Jawamerupakan dua kerajaan besar di wilayah Nusa Tenggara Barat diantara 7 (tujuh) kerajaan yang ada yang kemudian mandiri dari Majapahit 

Sumber Tulisan : humasntb.blogspot.com/2015/05/sejarah-nusa-tenggara-barat-1.html
Tim Arsip Nasional Republik Indonesia.(2006). Citra Nusa Tenggara Barat Dalam Arsip. Kerjasama Badan Arsip Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Arsip Nasional Republik Indonesia

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar